Home » , » Ditemukan daging manusia dalam McDonald di luar negeri, bagaimana dengan McDonald di Indonesia?

Ditemukan daging manusia dalam McDonald di luar negeri, bagaimana dengan McDonald di Indonesia?

Ditemukan daging manusia dalam McDonald di luar negeri, bagaimana dengan McDonald di Indonesia? - Bagi pecinta kuliner, terutama makanan cepat saji tentu tidak asing dengan rumah makan cepat saji Mc. Donald atau McD, dengan hidangan utamanya adalah hamburger, menu tambahan lainnya semisal kentang goreng, minuman ringan juga ada disana. Lambang McD adalah dua buah busur berwarna kuning sehingga dengan cepat dikenali oleh para pelanggannya. Di Indonesia McD mulai beroperasi tahun 2003, slogan McD di Indonesia adalah "Mana lagi selain di McD..." (1999-2003) kemudian berubah menjadi "I'm lovin' it" (2003-Sekarang).

Ditemukan daging manusia dalam McDonald di luar negeri, bagaimana dengan McDonald di Indonesia?

 

Berita Buruk McDonald

 

Seiring dengan perkembangannya, McD mendapat sorotan, dengan ditemukannya daging manusia dalam produk McD, seperti dilansir situs dailybuzzlive.com dengan judul "Human Meat Found In McDonal's Meat Factory" Juli 2014, terjemahan bebasnya dalam situs tersebut adalah: 

Daging manusia ditemukan dalam pabrik daging McDonald. Hal tersebut mencoreng sejarah McDonald dan restoran cepat sajinya yang ternyata diketahui memiliki banyak misteri. Sebelumnya pernah diberitakan melalui web kami bahwa McDonald menggunakan daging manusia untuk pengganti daging sapi sebagai isi hamburger. Menurut Huzler, para ahli forensik telah menemukan daging manusia dan daging kuda dalam freezer pabrik daging McDonald di Kota Oklahoma. Daging manusia juga ditemukan di beberapa truk yang sedang dalam perjalanan untuk mengantar roti ke restoran cepat sajinya. Menurut berbagai laporan, para ahli forensi ​juga telah memeriksa pabrik-pabrik dan restoran di seluruh negeri dan telah menemukan daging manusia di 90% tempat. Sedangkan daging kuda 65%. Agen FBI Lloyd Harrison mengatakan kepada Huzler, "Hal terburuk yang ditemukan dalam hal itu adalah keberadaan daging manusia terutama daging anak. Karena bagian tubuh yang ditemukan di pabrik-pabrik AS dianggap terlalu kecil untuk menjadi bagian tubuh dewasa. Hal tersebut benar-benar mengerikan". Menurut Harrison, pemeriksaan forensik sedang terus dilakukan. 

Kanibalisme telah ada puluhan ribu tahun dan tetap masih ada sampai saat ini. Pada tahun 2013 seorang pria Korea Utara dieksekusi karena membunuh anak-anaknya untuk makanan. Hari ini ada beberapa suku yang masih percaya makan daging manusia sebagai praktik budaya. Di sini, di Amerika, orang telah terobsesi tentang makan daging manusia seperti Jeffrey Dahmer dan Albert Fish. Kami telah didiagnosis mereka skizofrenia dan sakit mental. Bagi orang yang menyangkal tentang adanya budaya kanibalisme adalah sebuah kebodohan. Sekarang, mungkin para pelanggan restoran cepat saji McDonald mempertanyakan, mulai kapan mereka mengkonsumsi daging manusia? darimana mereka mendapatkan daging anak manusia? Apakah manusia tersebut sudah dalam kondisi mati saat dibawa ke pabrik? Semoga jawaban tersebut segera terjawab dengan penemuan DNA dari para ahli forensik. Jagalah kesehatan dengan menghindari makanan cepat saji.

Sumber: Revolusiilmiah, Dailybuzzlive.
Foto: Dailybuzzlive.

Baca juga: Serem, Ada Gigi Manusia di Makanan McDonald!